Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Filosofi Gula: Kebaikan Yang Tidak Pernah Diakui Oleh Siapapun

Hampir semua makanan dan minuman di dunia ini menggunakan gula. Rasanya manis memang dapat menggugah selera siapapun.

Makanan dan minuman yang manis dapat dipastikan menggunakan gula, akan tetapi aneka jenis makanan yang asin pun untuk menambah cita rasa yang luar biasa jangan salah akan ditambah dengan gula.

Filosofi Gula
Gula atau pemanis yang kita kenal bisa terbuat secara alami dari sari pati tebu, aren, kelapa, ataupun jagung. Akan tetapi saat ini banyak gula atau pemanis yang dibuat dari bahan kimia atau sintetik.

Gula sangat bermanfaat bagi tubuh untuk proses pembakaran sari-sari makanan, namun harus sesuai dengan kadar yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jika kurang atau lebih, itu lah sumber masalah kesehatan yang kita alami saat ini. Bagi masyarakat modern ini semakin banyak makanan dan minuman instant yang mengandung gula menciptakan resiko diabetes, jantung, dan darah tinggi yang mengancam keselamatan.

Berbagai macam manfaat gula dapat kita jabarkan sebagai berikut:

1. Sumber Energi
Gula atau sukrosa yang kita kenal saat ini merupakan sumber energi bagi tubuh. Sukrosa merupakan makanan utama tubuh, zat ini akan dipecak menjadi fruktosa dan glukosa.


Zat ini diangkut ke hati untuk diproses dan kemudian didistribusikan ke seluruh tubuh. Hormon insulin akan mengubah glukosa agar masuk ke dalam sel di seluruh tubuh.

Glukosa ini akan diubah menjadi energi, energi ini lah yang dapat menggerakan tubuh untuk berbagai aktifitas kita sehari-hari.

2. Mencegah Darah Rendah
Gula yang rasanya manis dan membuat orang yang mengkonsumsinya ketagihan sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang mengalami darah rendah.

Ketika tekanan darah dalam kondisi menurun, dengan mengkonsumsi gula dengan kadar yang tepat dapat membantu mengembalikan tekanan darah menjadi normal kembali.

Penderita darah rendah yang mulai pusing, mata berkunang-kunang, tubuh lunglai dapat segera mengkonsumsi gula atau makanan manis. Kondisi ini dapat menyelamatkan orang tersebut tanpa harus melalui diagnosa dan pengobatan paramedis.

3. Gejala Haid
Sakit saat haid merupakan gejala umum yang sering dihadapi oleh kaum perempuan pada masa produktif.

Gula dapat dijadikan obat bagi mereka yang merasakan haidnya sakit dan tidak lancar. Gula ini dapat dibuat teh manis, minuman manis, atau aneka jenis makanan yang manis.

Minuman dan makanan yang manis tersebut dapat membantu meredakan gejala sakit saat haid. Selain daripada itu gula juga dapat memperbaiki mood dan rasa tengang orang yang bersangkutan.

4. Menghaluskan Kulit
Banyak rumah kecantikan yang menggunakan gula atau atau madu untuk mempercantik penampilan pasiennya.

Gula atau madu dapat dijadikan masker dalam beberapa waktu, hasilnya kulit si pasien akan terlihat lebih kencang, halus dan lebih bersinar.

Gula juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati yang terdapat pada permukaan kulit. Jika penggunaan gula dengan baik dan tepat, kulit kita lebih segar dan terlihat lebih muda.

5. Meredakan Stress
Gundah gulana, galau, atau banyak pikiran sebaiknya mengkonsumsi gula atau makanan yang manis-manis.

Gula dapat meredakan gejala stress seperti di atas. Gula atau coklat dapat meningkatkan ketenangan tubuh bakan orang yang mengkonsumsinya akan terbebas dari stress.

6. Meningkatkan fungsi Otak
Otak merupakan aset yang paling berharga bagi manusia, siang malam kita menggunakan tanpa berhenti.

Otak terus bekerja siang dan malam mengatur seluruh anggota tubuh. Mengkonsumsi gula dengan tepat dapat meningkatkan kinerja otak lebih baik lagi.

Otak akan lebih segar dan fokus dalam setiap pekerjaan. Namun pola konsumsi gula harus di atur sebaik mungkin.

Hampir 80% orang yang mengkonsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan penyakit gula, kanker, obesitas dan diabetes.

7. Mempercepat Penyembuhan Luka
Gula murni dapat dijadikan obat untuk mengobati luka dengan cara menaburkannya di bagian tubuh yang terluka tersebut.

Gula sebagai obat luka ini sudah ribuan tahun yang lalu (sekitar 1.700 SM) dipraktikan oleh para tabib yang ada di Mesir.

Gula memiliki anti bakteri yang dapat mencegah bakteri dan organisme yang terdapat pada luka untuk tumbuh dan meracuni tubuh.

Gula sebagai obat luka dapat dipakai setelah darah dari luka kering. Gula cukup ditaburkan di atas luka tersebut dan dilakukan secara teratur selama 3 kali sehari setelah mandi.

Filosofi gula
Selain mencegah bakteri, gula juga dapat merangsang pertumbuhan kuli yang terkoyak pada luka tersebut. Kulit dan daging akan cepat tumbuh jika dibandingkan dengan perbumbuhan normal tanpa menggunakan gula.

========

Betapa banyaknya manfaat gula bagi kita, namun jika penggunaannya berlebihan dampak sebaliknya akan kita rasakan.

Gula merupakan benda atau zat yang keberadaannya bermanfaat akan tetapi tidak banyak disebutkan dalan keseharian kita.

Bahkan saat ini nama "Gula" jika berhadapan dengan orang yang sudah berumur konotasinya cenderung negatif, gula identik dengan penyakit. Hal ini saking banyaknya korban sakit gula (diabetes) yang menyerang masyarakat.

Hal tersebut pun tidak aneh lagi bagi kita, filosofi gula dapat kita temukan dalam keseharian kita. Diantarnya adalah:

Kopi
Rasa kopi yang terlalu pahit yang menjadi masalah adalah gula. Orang-orang menyebutnya adalah "kopi ini kurang gula".

Hal sebaliknya jika kopi ini terlalu manis, gula juga yang disalahkan. "Kopi ini kelebihan gula, rasanya terlalu manis".

Jika kopi itu disajikan dengan tepat, rasanya pun mantap. Apa yang terjadi? Orang-orang yang menikmatinya akan mengatakan "Kopi ini rasanya mantap".

Teh
Untuk membuat teh manis, diperlukan gula yang cukup. Orang-orang yang memesan teh manis akan memesan dengan "Teh Manis" bukan "Teh Gula".

Nama gula akan hilang oleh sifatnya sendiri. Sama seperti kopi di atas, jika tehnya kurang manis yang disalahkan adalah gula, "Teh ini kurang gula"

Hal sebaliknya jika teh ini terlalu manis, yang disalahkan juga adalah gula "Teh ini kelebihan gula". Tidak ada yang menyebutnya "Minuman ini kelebihan teh" atau sebagainya.

Roti
Roti manis pun dibuat dengan menggunakan bahan dasar gula. Selai atau coklat yang ditaburkan menggunakan bahan pemanis gula.

Roti manis pun akan dibilang "Roti Manis" bukan "Roti Gula" sama dengan kopi dan teh gula tidak disebutkan sama sekali di sini.

Minuman
Aneka jenis minuman seperti "Sirup Jeruk, Pandan, Strawberry, dan lain-lain" semuanya manis menggunakan bahan gula.

Akan tetapi nama gula sama sekali tidak disebutkan dalam aneka jenis minuman tersebut. Itu lah gula yang banyak manfaatnya tidak disebutkan secara langsung akan tetapi jika itu penyakit akan secara terang-terangan disebutkan seperti Penyakit Gula, Gula Darah dan lain-lain.

Hikmah yang dapat kita ambil dari gula ini yaitu "bermanfaat namun tidak disebutkan, tidak bermanfaat selalu disebutkan"

Tidak semua tindakan baik kita akan dikenang oleh orang lain, hal sebaliknya cuma setitik kesalahan yang kita lakukan hampir semua orang mengingatnya. Layaknya kita ikhlas dalam berbuat, tidak pamrih dalam melakukan kebaikan.

Tidak lemah atau terpuruk saat mendapatkan ujian, ikhlas seperti gula - larut seperti gula, keberadaannya sangat dibutuhkan oleh siapapun.

Kita juga harus hati-hati dengan gula, jika dikonsumsi berlebihan dia akan menjadi zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Hal ini juga berlaku kepada orang-orang yang baik, jika diperlakukan dengan tidak adil bisa berbalik akan menyebabkan perlawanan yang sangat berbahaya bagi orang yang bersangkutan.

Jadilah gula yang mudah larut dan manfaatnya dirasakan oleh orang-orang yang mengkonsumsinya, tetaplah tenang dan ikhlas walaupun kebaikan kita tidak pernah disebutkan oleh mereka.

Post a Comment for "Filosofi Gula: Kebaikan Yang Tidak Pernah Diakui Oleh Siapapun"

Berlangganan